Rabu, 09 Februari 2011



Menurut Direktur Beta UFO Bayu Amus tahun ini sudah ada delapan laporan mengenai penampakan UFO yang diterima Beta UFO. Ia menyebut, pada tahun lalu ada 30-an laporan penampakan.
Mengenai kasus penampakan terbesar untuk tahun ini, Bayu mengatakan belum bisa diketahui. Karena laporan itu baru menjelang tutup buku akhir tahun baru bisa diketahui.
Beberapa penampakan UFO pada 2010 yang didokumentasikan Beta UFO di antaranya terjadi pada Kamis 26 Agustus. Laporan penampakan UFO muncul di Pulau Serangan, Bali. Seorang pegawai kantor mengatakan, saat ia mengambil foto burung bangau di dekat kantornya, ternyata menemukan salah satu foto menunjukkan obyek lain. Benda terbang misterius itu terlihat seperti pesawat terbang tak dikenal, katanya.
Pada 14 Oktober, Buddy Shastra seorang wiraswasta melaporkan adanya penampakan UFO pada 12 Oktober di Bogor. Menurut laporan penampakan ini disaksikan oleh banyak orang. Selain itu, videonya pun beredar di internet.
Pada 17 Oktober, Silvester seorang pegawai swasta melaporkan adanya penampakan UFO pada 18 Oktober di Denpasar, Bali. Menurut Silvester, penampakan itu berupa empat formasi cahaya merah berbentuk layang-layang. Kejadian ini disaksikan oleh 2-3 orang di Jl Diponegoro Bali, tepat di atas ATM BCA.
Pada 20 Oktober, Silvester seorang pegawai swasta melaporkan kembali adanya penampakan UFO pada 20 Oktober di Denpasar, Bali. Penampakan itu berupa formasi cahaya putih. Menurut Silvester, penampakan ini terjadi sebanyak tiga kali pada pekan itu.
Pada 25 Oktober, Adi seorang pegawai swasta melaporkan adanya penampakan UFO di BSD, Jakarta pada 24 Oktober. Penampakan formasi cahaya itu terjadi selama 10 menit. Cahaya itu berwarna orange dan terbang menjauhi Bumi, berpencar kemudian menghilang. Kejadian ini disaksikan oleh 1-5 orang, kemudian menjadi puluhan.
Pada 31 Oktober, Sodiq Riyanto seorang mahasiswa melaporkan adanya penampakan UFO di Timika, Papua pada 30 Oktober. Penampakan ini terjadi selama dua menit. Kejadian ini disaksikan oleh 2-3 orang. Penampakan ini berupa formasi cahaya berwarna warni, tepat di atas penggalian Freeport Tembagapura.
Pada 5 November, Riza Taqwa seorang mahasiswa melaporkan adanya penampakan UFO di Pringewu, Lampung pada 7 Oktober. Penampakan benda berbentuk piringan ini terjadi selama 10 menit dan disaksikan oleh 2-3 orang.
Pada 13 November, Denny Rizky Ramdani melaporkan adanya penampakan UFO di Bandung pada 20 Agustus. Penampakan benda berbentuk piring itu terjadi selama dua menit dan disaksikan 2-3 orang.[ito]
Catatan penulis: saya mengutarakan kalau untuk 2010 belum bisa ditentukan mana peristiwa penampakan UFO yang paling besar, karena kita belum tutup buku untuk 2010. Adapun dari data yang masuk ke BETA-UFO, dan dalam tiga bulan terakhir ini baru ada sekitar 6 laporan, bukan di keseluruhan tahun 2010.
Catatan penulis: saya mengutarakan kalau untuk 2010 belum bisa ditentukan mana peristiwa penampakan UFO yang paling besar, karena kita belum tutup buku untuk 2010. Adapun dari data yang masuk ke BETA-UFO, dan dalam tiga bulan terakhir ini baru ada sekitar 6 laporan, bukan di keseluruhan tahun 2010.




LAPAN dan berbagai instansi lain dengan cepat menyimpulkan bahwa crop circle di Sleman dan Bantul adalah buatan manusia. Membuat pengamat UFO yang punya pandangan berbeda seakan tidak mengakui kredibilitas ilmuwan serta dianggap keras kepala karena kesukaannya pada fenomena UFO yang masih dianggap sebagai paranormal. Peneliti crop circle di AS, Nancy Talbott dari BLT Research, saat melihat foto-foto yang ada, menyayangkan sikap LAPAN yang terburu-buru dalam membuat kesimpulan.
Abu_MashudSebenarnya, kalau orang-orang ini ditemui secara pribadi, ngobrol bebas dan tidak direkam atau untuk kepentingan publik, mereka mungkin bisa beda pendapatnya dengan apa yang dinyatakan lewat media. LAPAN secara organisasi tentu tidak mau mendapat kesulitan dengan banjir pertanyaan kalau mereka tidak tahu apa yang menyebabkan terjadinya crop circle.
Hal yang sama tentu berlaku ketika mereka secara institusi memberi pernyataan tentang UFO. Thomas Djamaluddin sendiri, seorang peneliti LAPAN, ketika masa mudanya pernah tertarik dan menulis tentang UFO di majalah Scientiae. Sebagai orang yang mewakili institusi yang dianggap penting (dan strategis) saat ini, tentu tidak mudah mengatakan bahwa UFO itu ada. Boleh jadi pendapatnya tentang UFO memang seperti itu saat ini, dan itu biasa sebab fenomena UFO ini sampai saat ini masih kontroversi.
Sebenarnya, saya melihat untuk kasus crop circle ini agak aneh ketika LAPAN dilibatkan. Hal ini karena LAPAN seharusnya menangani masalah antariksa dan penerbangan, bukan hal-hal yang ada di tanah. Tentu ini terjadi karena crop circle dikaitkan dengan UFO, sementara begitu bicara soal UFO, orang akan menoleh kepada LAPAN. Ini tidak lepas dari pernyataan kepala LAPAN di era tahun 1980an, Bapak J. Salatun, bahwa LAPAN menerima laporan UFO dari masyarakat. Bahkan dalam buku yang ditulis oleh Salatun, “UFO, Salah Satu Masalah Dunia Masa Kini” (1982), beliau bersama anaknya, Adi Sadewo Salatun (kini kepala LAPAN) pernah melihat dan memotret UFO pada tahun 1982.
Kita tidak tahu, apa yang dilakukan pemerintah atau militer menyikapi crop circle ini di balik media. Bisa jadi ada pertemuan khusus membahas hal ini dari aspek yang lebih tinggi. Boleh jadi meski dinyatakan bahwa crop circle ini buatan manusia, penelitian lebih lanjut tetap dilakukan dan terlewatkan dari pantauan masyarakat atau media.
muladharaAda kesalahpahaman soal crop circle, di mana orang mengira bahwa crop circle adalah bekas pendaratan UFO. Ini adalah persepsi yang keliru. Crop circle adalah pola unik dan misterius di ladang. Memang ada orang yang bisa membuatnya, namun fenomena ini ada lebih dahulu daripada yang dibuat oleh manusia. Banyak hal yang misterius dalam fenomena crop circle, namun jika bukan pengamat serius masalah ini, tentu tidak akan mengikuti perkembangan informasinya.
Saya sering ditanya, apakah dari bentuknya bisa ditentukan itu buatan manusia atau alien? Saya mengatakan bahwa akan sangat sulit untuk mengambil kesimpulan sebab cara pembuatan crop circle yang bukan oleh manusia bisa macam-macam, antara lain karena efek pemanasan semacam dengan gelombang microwave, dan bisa juga dengan frekuensi suara. Yang terakhir ini tentu hanya rebah dan tidak akan ditemukan efek pemanasan apalagi radiasi. Namun saya katakan, bahwa kita bisa menilainya dari informasi tentang terjadinya. Seperti yang ada di Sleman, hingga jam setengah dua belas malam, warga tidak melihat ada yang janggal, aneh atau mencurigakan di sawah. Mereka saat itu duduk-duduk di luar rumah. Keesokan harinya sudah muncul crop circle tersebut. Kalau itu manusia yang membuat, maka tentunya "manusia ajaib". Sulit dinalar bahwa manusia membuatnya dalam waktu beberapa jam dalam kondisi gelap dan tanah persawahan yang cenderung basah. Padi yang ada rebah dan tidak kotor kena lumpur, di mana kalau prosesnya diinjak-injak, tentu akan tampak lumpur berlepotan.
Penemuan crop circle kedua di Bantul sebenarnya menambah rasa penasaran. Jika memang dibuat manusia, apakah pelakunya sama? Crop circle di Bantul akan sulit diketahui jika tidak ada yang di Sleman sebab bentuknya sulit dilihat dari atas (tidak ada bukit). Hanya karena petani di sana kemudian penasaran setelah mengetahui yang ada di Sleman, mereka menemukan bahwa pola rebahan juga unik, merupakan bentuk geometris yang teratur. Oleh karenanya, crop circle di Bantul ini, kalau dibuat oleh manusia juga tanda tanya besar.
Lalu, jika itu dihubungkan dengan UFO, bagaimana terjadinya? Ada video yang berhasil merekam peristiwa dua buah cahaya orbs (bulatan) yang melakkukan manuver dan kemudian terbentuk lingkaran aneh di ladang. Tapi ada juga kesaksian seorang polisi di Inggris yang memergoki tiga makhluk seperti manusia berukuran tinggi yang berada di ladang, dan kemudian polisi itu mendengar suara statik yang mengganggu telinganya. Saat terdengar suara itu, dia melihat tanaman rebah dengan sendirinya. Saat ketiga mahluk itu melihat ada orang yang mengawasinya, mereka lari dan kemudian terlihat ada benda melesat ke angkasa.
Boleh jadi crop circle di kawasan Yogya ini dibuat oleh makhluk-makhluk misterius ini. Proses terbentuknya yang misterius, sangat cepat membuat rasa penasaran yang luar biasa. Tentu akan sangat panjang jika polemik siapa yang membuatnya ini terus dilakukan. Crop circle ini sendiri dengan berjalannya waktu akan hilang bekasnya. Petani akan memanen dan menanami kembali ladangnya. Yang tersisa hanya foto-foto, video dan kesaksian warga. Menurut saya, kasus ini akan tetap menjadi misteri dan tidak bisa dijelaskan secara sederhana. Mungkin akan muncul lagi crop circle yang lain. Semoga di kesempatan lain, penelitian lebih serius bisa dilakukan.




TEMPO Interaktif, Dari 250.000 dokumen kawat diplomatik Kedutaan Amerika Serikat yang dimiliki Wikileaks, masih banyak yang belum keluar. Satu di antaranya soal Unidentified Flying Object (UFO).
Dalam sesi tanya jawab dengan pembaca harian The Guardian secara online pada Jumat malam pekan lalu, pendiri Wikileaks, Julian Assange mengatakan memiliki dokumen soal UFO yang berbicara soal kehidupan lain di galaksi. Namun dia belum mengeluarkan dokumen tersebut. 
Assange mengatakan mendapat banyak email dan pertanyaan soal UFO di dalam kawat diplomatik tersebut. "Ya benar, ada beberapa referensi soal UFO yang belum dirilis di Cable Gate," ujar pria kelahiran Australia 39 tahun ini seperti dikutip dari laman The Straits Time kemarin. 
Assange masih mempertimbangkan apakah akan mengeluarkan dokumen tersebut, sebab dia harus mengecek ulang dan syaratnya, dokumen itu harus asli dan tidak boleh ada nama penulisnya. 
Pembocoran kawat diplomatik oleh Wikileaks membuat heboh dunia. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton pun sibuk luar biasa.  Dalam sepekan berselang, bekas Senator New York berumur 63 tahun itu telah berbicara dengan 12 pemimpin dunia, termasuk Presiden Afganistan Hamid Karzai dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari. 
"Beliau menyampaikan penyesalan atas keluarnya dokumen-dokumen tertutup itu," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, P.J. Crowley. Semua itu berawal dari bocornya lebih 250 ribu dokumen kabel diplomatik Amerika Serikat yang kemudian diunggah ke laman situs “peniup peluit” WikiLeaks, pekan-pekan lalu.
 Adapun Julian Assange, pendiri situs pembocor dokumen negara, Wikileaks, kini menjadi buronan nomor satu dunia. Julian dituduh melakukan perkosaan, pelecehan seksual di Swedia.  
Sumber : beta-ufo.org




Lubang di tengah crop circle Berbah Sleman menjadi kontroversial sebab lubang ini menjadi satu-satunya alasan LAPAN bahwa CC ini buatan manusia. Lubang ini dianggap sebagai tempat menancapkan tiang yang digunakan sebagai pusat untuk membuat lingkaran crop circle.
soal_lubang_-_padi_tegak_di_tengah_lingkaranNamun pertanyaannya, bagaimana cerita lubang ini sendiri terjadi? Tentu tidak ada yang tahu dengan pasti. Hanya saja, ketika saya menanyakan hal ini ke pihak orang yang menemani saya terjun ke tengah crop circle, mengatakan bahwa saat pertama kali orang tahu tentang crop circle ini, sebelum dibatasi oleh garis polisi, banyak yang mengambil dan mencabuti entah untuk tujuan apa. Katanya, mungkin dianggap punya kekuatan sehingga disimpan, sebab kemunculan ini adalah hal yang aneh.
Pertanyaannya, apakah ada bukti bahwa di tengah lingkaran yang berdiameter 5 meter itu awal mulanya ada rumpun yang tetap berdiri dan kemudian dicabut oleh seseorang sehingga membuat lubang? Di beberapa crop circle nampaknya meninggalkan sisa di tengah-tengahnya tetap ada yang berdiri, misalnya di foto yang ini (lingkaran kecil di sebelah lingkaran utama)
Nah, pertanyaannya kini, bagaimana dengan yang di bagian pusat? Apakah ada bukti yang menunjukkan bahwa ada rumpun yang masih berdiri di bagian tengah-tengahnya? Jika ada, apakah ada foto yang bisa menunjukkan hal itu?
Saya kemudian menemukan sebuah foto di situs http://www.cropcircleconnector.com/inter2011/java/java2011a.html di mana nampaknya foto tersebut adalah foto yang relatif paling awal, sebelum ditutup oleh police line. Fotonya adalah sebagai berikut:soal_lubang_-_crop_circle_berbah
Lalu saya mencoba memperbesar di bagian tengahnya dan melakukan contrast agar lebih jelas terlihat. Hasilnya adalah sebagai berikut:soal_lubang_-_crop_circle_berbah_zoom_in

Nampak seperti ada rumpun yang masih berdiri. Rumpun yang nampak berdiri ini sudah tidak ada lagi di foto-foto yang lain.
Apakah ada orang yang mencabut rumpun padi di tengah itu sehingga membuat bekas lubang? Artinya, lubang itu terjadi setelah crop circle diketahui oleh masyarakat, bukan digunakan oleh si pembuat untuk menancapkan tiang sebagai pusat saat membuat crop circle, sebagaimana yang disimpulkan oleh LAPAN.soal_lubang_-_lubang_ditemukan_lapan
Salam,
nur agustinus
Sumber : beta-ufo.org






Video yang memuat penuturan Suherman warga Sukabumi yang mengaku diculik alien beredar sejak awal November. Menurutnya penculikan itu terjadi pada 1998, dan baru 12 tahun kemudian dia baru berani berbagi pengalamannya.
Direktur Beta UFO Bayu Amus saat dihubungi INILAH.COM mengatakan, suatu hal yang wajar jika seseorang enggan menceritakan pengalaman penculikan yang dialami.
“Hal ini merupakan hal yang sangat umum, mereka yang mengalami penculikan oleh UFO tidak berani bercerita karena reaksi orang pertama pasti menganggap dia berhalusinasi atau sinting,” katanya
Menurut pengamatan Bayu, penuturan Suherman dalam video rekaman itu cukup kredibel. “Confidence levelnya bisa dibilang antara 70-80% kesaksiannya benar,” tandasnya. Namun, kalau ingin dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kebenaran ceritanya, harus digunakan poligraf atau pembacaan micro facial reading.
Bayu menduga cerita yang dituturkan adalah benar, karena Suherman mendeskripsikan alien penculiknya konsisten seperti deskripsi alien yang sering muncul di antara manusia. Mereka yang mengalami penculikan, biasanya mengalami sensasi tiba-tiba, seperti dibawa ke dalam pesawat kemudian dengan akselerasi tinggi mencapai luar angkasa.
Selain itu, orang tersebut akan merasa seperti berada dalam mimpi tapi terbangun, suatu kondisi yang susah dijelaskan. Kemudian, orang yang diculik akan melihat Bumi yang semakin mengecil.[ito]
Catatan penulis: saya merekomendasikan beberapa metode untuk meningkatkan confidence level atas laporan penampakan ini, terkait penliaian kejujuran dari saksi (pak Suherman), diantaranya: tes polygraph, micro facial reading, dan investigasi mengenai kredibilitas pak Suherman sendiri; latar belakang pendidikan, keluarga, lingkungan, dll. Adapun munculnya nilai 70-80% didukung oleh pengamatan sikap pak Suherman yang sepertinya jujur, cerita yang diutarakan memiliki kemiripan tinggi dengan cerita-cerita penampakan lainnya, namun cukup otentik/unik, serta yang membuat video wawancara ini sendiri adalah salahseorang Ufolog senior, pak Dedy Suardi. 
Sumber : beta-ufo.org